Nilai itu ibarat raja,apa yang tertulis itu yang mutlak.
Kadang kemutlakan itu menjadi senjata seorang,
kadang pula menjadi alat pembunuh karakter.
Sudah cukup lama kita diperbudak oleh nilai.
Berkumpul, bergerombol dan berbondong-bondong layakya semut pekerja demi mencari pencerahan akan kemutlakan itu.
Bukan tak mau berusaha,tapi bosan rasanya menjadikan kertas dan pena sebagai pengisi singgasana yang nantinya juga akan ditentukan oleh raja yang disebut
“NILAI”
0 comments:
Post a Comment